Kalau anda berwisata ke yogyakarta, jangan lupa untuk mampir ke tempat wisata sejarah dan pendidikan yaitu benteng Vredeburg. Lokasi benteng ini adalah di kelurahan ngupasan, gondomanan kota Yogyakarta.
Benteng vredeburg ini selain sebagai wisata sejarah, dapat pula dijadikan wisata pendidikan, karena selain Sejarawan, banyak pula lembaga pendidikan yang menjadikan benteng ini sebagai tujuan wisatanya. Benteng ini berdiri terkait dengan perjanjian giyanti dan lahirnya kasultanan Yogyakarta.

Perjanjian Giyanti ( 13/2/1755 ) antara susuhunan Pakubuono 3 dengan Pangeran mangkubumi ( HB I ), adalah salah satu taktik Belanda untuk memecah belah Bangsa kita.
Gubernur jenderal waktu itu adalah Nicolas Harting, gubernur pantai utara jawa sejak 1754. Dari hasil perjanjian inilah terlahir Kasultanan Yogyakarta ( pangeran Mangkubumi ), bergelar Panembahan Senopati Ing Ngalogo Sayidin panotogomo Khalifatulloh dan kasuhunan Surakarta ( Pakubuwono 3 ).
Srisultan HB I membangun kraton kasultanan Yogyakarta pada 9 Oktober 1755 dan pada hari kamis pahing 7 Oktober 1756 dan langsung ditempati meski bangunan belum sempurna. Kemudian bangunan pendukung pun di bangun, misalnya Prabayeksa / rumah sultan dan kerabat ( 1756 ), Sitihinggil dan pagelaran (1757), gapura penghubung dana pertapa (1761), masjid agung (1771) benteng di tahun 1777. Begitu pesatnya perkembangan Yogyakarta, pemerintah kolonial belanda menjadi risau dan akhrnya mengusulkan untuk dibangun benteng dekat dengan keraton yogyakarta. Belanda berdalih benteng tersebut untuk menjaga keraton padahal sebagai sarana belanda untuk memantau perkembangan keraton. Benteng tersebut selesai dibangun pada tahun 1787 dan diberi nama benteng Rustenberg / Peristirahatan.
Pada tahun 1867, terjadi gempa di yogyakarta, banyak bangunan runtuh termasuk benteng ini. Kemudian diadakan pembenahan dam diganti nama menjadi Benteng Vredeburg / Perdamaian. Bentuk bangunan benteng masih sama, yaitu bujur sangkar dengan ada tempat jaga disetiap ujung yang disebut Seleka atau bastion.
Seiring perubahan jaman, benteng Vredeburg saat ini dijadikan museum budaya, sejarah dan pendidikan. Didalamnya terdapat koleksi bangunan, foto, miniatur, replika, lukisan, dan lain lain. Ada juga 4 ruangan pameran sejarah perjuangan. Tidak perlu khawatir, bagi anda yang ingin tau banyak, di tempat ini ada pemandu wisata yang siap menerangkan semua tentang benteng Vredeburg. Anda dapat berwisata ke tempat ini tiap hari senin sampai minggu. Bagaimana? Anda tertarik untuk berwisata sekaligus menambah wawasan di tempat ini?











